Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2017

Kisahku......

Pernah nggak sih kita sebagai perempuan berharap diberikan seikat bunga oleh orang terkasih?
Lalu di waktu-waktu tertentu kita ingin sekali mendapat surprise kiriman bingkisan menarik dari orang tersayang?

Saya salah satu perempuan yang pernah pernah memimpikan hal tersebut. Mengharap sang kekasih memberikan bunga atau bingkisan spesial lainnya di hari-hari tertentu.

Kenyataannya?Selama 1,5 tahun sebelum akhirnya kami menikah, tak satu ikat bungapun diberikan olehnya pada saya. Duh… rasanya antara ngenes atau memang bukan gayanya untuk bersikap romantis seperti layaknya di film-film roman picisan.

Pupus sudah mimpi dikasih bunga pada saat itu. Padahal sebagai perempuan tentunya akan sangat bahagia jika diberikan hadiah berupa seikat bunga. Intinya sih ingin juga seperti pasangan lainnya yang suka diberikan seikat bunga atau hand bouquet dari orang terkasihnya.

Hadiah Untuk Mengungkapkan Perasaan

Bingkisan hadiah atau seikat bunga diketahui sebagai salah satu cara untuk mengungkapkan rasa sa…

Take Your Book and Drink Coffee

Gambar
Salah satu yang saya SUKA dan BISA dilakukan yaitu, membersamai anak (termasuk menyediakan aktivitas, membaca, main bersama plus bebikinan bareng2). Kenyataannya, disaat bunda sedang berjuang untuk lebih produktif, disaat itulah tantangan muncul. Seperti kata momC, Those little accident (RMRJ hlm. 38-42) Dua minggu ini ada aja hal yang ternyata menguji "tingkat kesabaran". Mulai dari "hampir setiap hari" Kal loncat-loncat di kasur, Kal seringkali menggendong adik Kay, berkali-kali ganti baju karena basah main air, seragam sekolah kena goresan tangan penuh cat warna, pulang sekolah main lari-larian sambil tertawa-tawa dan  bicara seperti "teriak" (kalau menurut gurunya, memang anak-anak sepertinya sedang semakin ekspresif), hingga yang terakhir kemarin siang Kal dengan sengaja menuang isi minyak tawon dari botolnya ke lantai kamar tidur dan ruang tamu hingga habis tak bersisa. Akhirnya bongkahan batu dalam dada pun meledak! Tak dapat dipungkiri, karena bunda…