Kisahku......

Pernah nggak sih kita sebagai perempuan berharap diberikan seikat bunga oleh orang terkasih?
Lalu di waktu-waktu tertentu kita ingin sekali mendapat surprise kiriman bingkisan menarik dari orang tersayang?

Saya salah satu perempuan yang pernah pernah memimpikan hal tersebut. Mengharap sang kekasih memberikan bunga atau bingkisan spesial lainnya di hari-hari tertentu.

Kenyataannya?Selama 1,5 tahun sebelum akhirnya kami menikah, tak satu ikat bungapun diberikan olehnya pada saya. Duh… rasanya antara ngenes atau memang bukan gayanya untuk bersikap romantis seperti layaknya di film-film roman picisan.

Pupus sudah mimpi dikasih bunga pada saat itu. Padahal sebagai perempuan tentunya akan sangat bahagia jika diberikan hadiah berupa seikat bunga. Intinya sih ingin juga seperti pasangan lainnya yang suka diberikan seikat bunga atau hand bouquet dari orang terkasihnya.

Hadiah Untuk Mengungkapkan Perasaan

Bingkisan hadiah atau seikat bunga diketahui sebagai salah satu cara untuk mengungkapkan rasa sa…

Menyiapkan Lingkungan

Yeayyyy kali ini berkaitan dengan melatih kemandirian. Kami sekeluarga punya rencana ceklist kemandirian apa saja yang akan di asah sebulan kedepan. Tapi cerita kali ini akan fokus pada adik Kay yang berusia 18bulan. Kenapa adik Kay? Tantangan banget buat bunda karena adik Kay sedang dalam masa "melempar dan membuang apa yang ada di tangannya serta berekspresi cemberut"
Dan yang jelas, pada tahap usia 1-3thn ini anak-anak berlatih mengontrol dirinya sendiri. Maka sudah saatnya bunda melatih adik Kay untuk bisa setahap demi setahap menyelesaikan urusan untuk dirinya sendiri.
Rencananya ada sekitar 5 kemandirian yang akan dilatih. Diantaranya : meletakkan barang yang sudah digunakan untuk main pada tempatnya (membereskan), makan/minum sendiri (tanpa tumpah/berceceran), melepas celana, toilet training, berkata (terimakasih, meminta maaf dan Tolong), menunjukkan kepekaan terhadap emosi orangtua atau kakaknya.
Nah, seminggu ini akan fokus pada point meletakkan barang yang sudah digunakan untuk main pada tempatnya alias membereskan/membersihkan. Hal yang pertama bunda lakukan yaitu prepared environtment (kembali), alias setting rak kegiatan duoK (disesuaikan dengan minat dan kondisi anak pada saat ini).
DuoK terlihat lebih enjoy beberapa hari ini dengan setting rak aktivitasnya. Dan setiap pagi, adik Kay mulai rutin berkegiatan dengan mengambil aktivitas bermain air alias main tuang-tuang air. Pagi ini bunda minta adik Kay mengembalikan nampan berisi mainannya ke rak aktivitas.
Diambil satu per satu bagian, dan disusun suka-suka adik Kay (nampannya gak mau diletakkan di rak) tapi mangkok dan teko ukur diletakkan di rak (tempat semula). Semangaatttt berproses.
#Hari1
#Tantangan10Hari
#GamesLevel2
#KuliahBunSayIIP
#MelatihKemandirian
#institutibuprofesional

Postingan populer dari blog ini

KEMPING MINIM SAMPAH, BISA?

LAMOUR: BRING YOUR BEAUTY OUT

Gerilya Patjar Boekoe Cilik ke Patjar Merah