Bunda Cekatan: Pahami Diri Kuasai Ilmu

Mendidik anak butuh ilmu
Bicara dengan orang butuh ilmu
Bermain dengan anak butuh ilmu
Mengatur keuangan butuh ilmu
Perawatan tubuh butuh ilmu

Kutipan kata penyemangat

Sebenarnya apa itu ilmu? 
Ilmu bukan sekadar pengetahuan (knowledge), tapi sekumpulan pengetahuan berdasarkan teori yang disepakati dan dapat teruji secara sistematik. Secara Etimologi, kata ilmu dari bahasa Arab “ilm” yang berarti memahami, mengerti atau mengetahui. 

Ilmu memiliki fungsi dalam kehidupan sehari-hari karena dengan ilmu maka hidup menjadi lebih mudah dan terarah serta mampu mengatur kehidupan secara lebih efektif dan efisien. Pada akhirnya, ilmu digunakan untuk mengatasi masalah dalam kehidupan. Woww… Begitu besar dampaknya ya….

Merdeka Belajar, Belajar Merdeka

Sebagai seorang istri, ibu dan perempuan seringkali kita lupa untuk belajar dan menggali ilmu dengan cara yang benar atau spesifik agar tujuan akhir (passion) yang kita inginkan dan membahgiakan dapat tercapai. Namun, belajar yang dimaksud adalah bagaimana caranya agar “Merdeka Belajar, Belajar Merdeka”.

Setiap orang memiliki caranya tersendiri dalam menggali ilmunya agar lebih terampil. Ada yang dengan cara bergerak, mendengarkan, duduk diam di rumah, melalui online atau offline, dan lainnya. Sebenarnya bagaimana cara kita menggali ilmu agar merdeka belajar? Dengan kata lain agar mampu  menemukan siapa kita sesungguhnya.

Masih ingat tulisan saya beberapa minggu lalu mengenai keterampilan yang diperlukan untuk mendukung passion kita, (silahkan buka link berikut : https://www.kakniken.web.id/2019/12/asah-keterampilan-untuk-dukung-passionmu.html

Contoh keterampilan yang dibutuhkan

Ada 5 kuadran keterampilan ku di telur merah : 
1. Manajemen Event
2. Konten Kreator
3. Diplomasi
4. Perawatan Tubuh 
5. Personal Branding

Yang dilakukan untuk merdeka belajar yaitu : 
1. Komitmen pada tujuan  
2. Mandiri pada cara belajar (cari yang paling tepat untuk kita)
3. Refleksi diri (apa yang sudah bagus yang disampaikan oleh nara sumber, apa satu hal yang bisa saya lakukan, apa 1 hal saja yang membuat saya bisa berubah esok hari, dll)

Menurut Founder Ibu Profesional, Septi Peni bahwa “Pendidikan itu sejatinya membuat diri kita merdeka, tumbuh dan berkembang sesuai dengan diri kita. Bukan malah diri kita menyesuaikan dengan orang lain. Sehingga saat kita sudah menemukan sumber ilmu itu menjadi bagian dari referensi. Bukan kita yang menjadi diri mereka. Kita mencari ilmunya dan meramunya kemudian terapkan ala keluarga kita. Itu namanya merdeka!”

Nah, pada tahap bulan pertama perkuliahan Bunda Cekatan ini kami sudah melalui 3 sesi, kami menyebutnya telur-telur. Pertama : telur hijau (apa yang suda dan bisa dilakukan), kedua : telur merah (keterampilan apa yang dibutuhkan untuk menunjang telur hijau), dan sekarang yaitu ketiga : telur orange (ilmu apa yang dipelajari agar telur merah makin berkembang).

Telur Orange (Belajar dengan Ilmu)

Maju ke tahap selanjutnya (telur orange). Saat sudah mengetahui keterampilan apa yang kita perlukan selanjutnya ilmu apa yang menunjang hal tersebut? Tentukan skala prioritas, cara dan ritme belajar selama 5 bulan kedepan. 

Maka untuk menunjang keterampilan tersebut pahami lebih dahulu caranya, seperti : 
1. Menetapkan tujuan belajar. Tidak didikte oleh orang lain. 
2. Menentukan skala prioritas
3. Melakukan evaluasi diri

Ditahap ini penting sekali untuk mencari “strong why” kita dalam mencari ilmu penunjang keterampilan tersebut. Setelah itu cari ilmu apa saja yang mendukung, tetapkan sumber belajarnya dan yang terakhir tulisakan cara belajar yang “gue banget”.

Kuadran cara belajar yang dipilih

Butuh mendalami diri dengan lebih dalam, ilmu apa yang sesungguhnya saat ini dibutuhkan. Terutama dalam waktu 5 bulan kedepan. Temukan 1 ilmu dan maksimal 5 ilmu yang ingin dikuasai berkaitan dengan keterampilan yang sudah kita pilih agar benar-benar bisa kita aplikasikan. 

5 ilmu yang ingin dipelajari :
1. Komunikasi Persuasif. Bagaimana berbicara dengan orang dan mampu lebih meyakinakan serta "menjual kemampuan diri" sehingga orang lain tertarik dan sama-sama bisa memberikan hal baik. 
2. Manajemen Waktu. Khususnya dalam memanajemen setiap kegiatan dan mampu memilah serta straight to the point. 
3. Berpikir Kreatif. Selalu memberikan ide segar dalam mempelajari konten, videografi dan media sosial lainnya.
4. Negosiasi. Berinteraksi kelebih banyak orang dan membuat mereka tertarik dalam hal kerjasama dan mendapatkan kesepakatan-kesepatakan. 
5. Perawatan Wajah. Paham dengan rutinitas merawat wajah alias skin care untuk menunjang personal branding dan tentunya kebersihan sebagian dari iman. 

Ilmu yang ingin diasah

Nggak perlu mengingkari diri saat memilih ilmu tersebut alias nggak usah malu dan takut salah. Kerena setiap orang punya cerita masing-masing untuk diri dan keluarganya. Tak ada benar salah, karena belajar itu tidak terbelenggu dengan satu guru, satu ilmu dan satu cara. Hal ini agar kita bisa adaptif dalam proses belajar. Karena merdeka itu independen, bukan freedom.

Yang penting untuk diingat menurut ibu Septi bahwa, “Bahagia itu bukan segala sesuatunya harus berjalan dengan baik, tetapi bagaimana cara kita bisa memberikan respon terhadap apapun yang terjadi pada hidup kita dengan cara dan pola pikir yang baik.”

Komentar

  1. cukup lama aku ga mengikuti semua ilmu yang ada di kelas matrikulasi maupun WAG nya IIP semenjak mutasi aku dari Bandung ke Tangerang ini. Dan ilmu mengenai bunda cekatan ini pas banget, karena kebetulan aku ambil cuti pas kelas bunsay

    BalasHapus
  2. Ilmu Bunda Cekatan memang lebih mendalam ya, Mbak. Saya sih baru sampai matrikulasi. InsyaAllah tahun ini baru mau ikut Bunsay. Terima kasih sudah berbagi ilmu yang dipelajari di Buncek, jadi punya bayangan apa aja yang akan dipelajari nanti.

    BalasHapus
  3. Keren banget emang bunda bunda jaman sekarang kak. Bener-bener bisa di jadiin pelajaran banget buat yang belum jadi bunda kaya aku hehe

    BalasHapus
  4. belom paham bgt sih tp ini bener2 menarik bgt, makasih kak udah ditulis di blog informasi yg bermanfaat bgt soalnya 😁

    BalasHapus
  5. Memang setiap tahapan dalam hidup perlu ilmu baru ya kak. Dan kita harus selalu belajar dan terus belajar dari siapapun. Makasih infonya ya kak

    BalasHapus
  6. masih banyak yang belum aku tau, harus banyak2 baca nih.. makasi infonya mba.

    BalasHapus
  7. Menentukan skala prioritas yang saat ini masih susah buat saya. Harus bener-bener belajar mencatat dan melakukan mana yang penting dan tidak terlalu penting

    BalasHapus
  8. Aku pengen banget belajar komunikasi persuasif, hehe karena aku orangnya selow gak terlalu persuasif, semoga nanti bisa berguna untuk karir kedepan.

    BalasHapus
  9. Dapet lagi insight baru tentang parenting nih mba. Kebetulan aku belum jadi Ibu dan banyak yang aku belum tau. Semoga nanti ilmunya bisa dipakai ketika aku udah punya anak. Makasih ya udah sharing ini.

    BalasHapus
  10. Waah Mbak Nike lagi kuliah bunsay? Aku kapan yaa haha maju mundur kemarin. Btw baru tahu perawatan wajah masuk ke dalam Salah satu materi. Tapi emang bener perlu juga hsuhh :D

    BalasHapus
  11. Segala sesuatu memang ada ilmunya ya. Duh berasa ditampar deh, aku masih minim ilmu parentingnya. Alhamdulillah, sharing dari tulisan seperti ini jadi nambah pengetahuan.

    BalasHapus
  12. Salah satu prinsip hidup saya: jangan malu belajar. Berapapun usianya kalau nggak ngerti sesuatu ya belajar. Hehehe, hidup itu adalah bagian dari proses pembelajaran juga ya mbak.

    BalasHapus
  13. Ternyata parenting juga perlu ilmu, gak rugi deh kalo suka baca-baca karena dari membaca kita jadi dapat banyak ilmu. Thank you for sharing.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

KEMPING MINIM SAMPAH, BISA?

LAMOUR: BRING YOUR BEAUTY OUT

TERPIKAT AVENTREE: BBQ RESTO & HOMESTAY