Apa itu SSL? Gratis VS Berbayar, Pilih Mana?

Apa itu SSL? Berdasarkan hasil pencarian di google yang Kak Niken lakukan, SSL adalah singkatan dari Secure Socket Layer. Apalagi ini? Kak Niken selama ngeblog belum pernah tahu fungsi SSL. 

Katanya, SSL adalah metode komunikasi antara web server (reff: server indonesia) dan web browser. Tentu komunikasinya telah terenkripsi dengan baik. 

Faktanya ada dua jenis SSL, SSL yang bayar atau SSL yang gratis.

Tidak ada perbedaan antara fungsi SSL berbayar dan gratis. Faktanya saat website menggunakan SSL, pencurian data maupun file akan lebih sulit dilakukan oleh hacker. 

SSL gratis biasanya menggunakan Lets Encrypt, sedangkan SSL berbayar Positive SSL, Comodo SSL dan lain lain.

Perbedaan SSL Gratis atau Berbayar

Walaupun tidak berbeda secara fungsi, SSL gratis dan berbayar memiliki perbedaan jika dilihat secara mendetail. 

Beberapa perbedaan yang perlu diketahui adalah :

1. Sisi Kompatibilitas

Namanya juga gratis, pasti ada beberapa fitur yang tidak maksimal. Dari sisi kompatibilitas jenis browser yang lama atau kurang populer terkadang tidak bisa diakses. 

Jika dipaksakan, tentu akan menimbulkan masalah, seperti koneksi tidak terpercaya atau SSL tidak terbaca.

Nah, lain halnya dengan yang berbayar. Tingkat keefektifan diatas 90%, sehingga tidak akan muncul masalah SSL error di browser. SSL berbayar mendukung semua tanpa pilih-pilih.

2. Tipe SSL

Walau bagaimanapun antara yang gratis dan berbayar tentu ada perbedaannya. Kalau SSL berbayar biasanya memiliki tipe penawaran yang lebih lengkap. Misalnya Organization Validate Certificate, Domin Validation Certificate, dan Extended Validation Certificate. 

Sedangkan untuk SSL gratis, hanya memiliki satu tipe saja, yaitu Let’s Encrypt. Dari hal ini, kalian mulai bisa memilih dong ya? ^.^

3. Masa Berlaku

Ternyata nggak hanya domain dan hosting saja ya yang ada masa berlakunya? SSL juga seperti itu. Perlu cek ricek lagi masa berlaku SSL kalau nggak ingin website atau blog kita berubah oleh sistem menjadi HTTP biasa. 

Kalau yang Kak Niken baca-baca, masa berlaku SSL berbayar bisa mencapai 1 hingga 2 tahun. Sedangkan SSL gratis hanya bisa 90 hari saja. Lalu bagaimana jika masa berlaku SSL kita ternyata sudah habis? 

Maka kita harus melakukan reissue SSL atau dengan bahasa mudahnya, menerbitkan ulang.  

4. Proses Penerbitan atau Aktivasi SSL

Lalu bagaimana jika kita ternyata sudah kehabisan waktu dan perlu menerbitkan SSL baru? 

Sebenarnya baik itu SSL berbayar maupun gratis, proses penerbitannya tidak memakan waktu lama. Untuk SSL berbayar dengan tipe Domain Validate Certificate membutuhkan waktu antara 5 hingga 10 menit. 

Sedangkan SSL gratis tanpa adanya masalah struktur biasanya memerlukan waktu sekitar 30 menit hingga satu jam. Akan berbeda jika ternyata kita memiliki masalah pada struktur nama domain, DNS server, atau DNS CAA record. Tentu akan memerlukan waktu lebih lama lagi.  

Baca juga: Mengenal Fungsi dari IP Address Beserta Jenis-jenisnya

5. Asuransi Keamanan

Ternyata SSL ini juga memiliki asuransi lho. Maksudnya, jika ternyata terjadi kebocoran data, SSL berbayar akan memberikan ganti rugi pada kita sebagai pemilik web atau blog. Menurut info yang Kak Niken baca, uang ganti rugi tersebut mencapai $10.000. Woww…. 

Berbeda dengan SSL gratis yang tidak memiliki asuransi untuk sistem keamanannya. 

Apa itu SSL
Apa itu SSL

Keunggulan SSL Berbayar 

Berdasarkan beberapa perbedaan antara SSL gratis atau berbayar sebelumnya, berikut ini adalah beberapa keunggulan dari SSL berbayar:

  • Level validasi tidak hanya terbatas pada domain saja
  • Kompatibilitas server tidak terbatas pada server Indonesia
  • Menggunakan enkripsi tertinggi
  • Proses Penerbitan cenderung lebih mudah dan cepat
  • Liability Protection
  • Kompatibilitas Browser
  • Full Support Call Center 24 Jam

Beli SSL Berbayar Harga Murah di Domainesia

Setelah mengetahui apa itu SSL serta perbedaan dari SSL berbayar dan gratis, kita bisa memilih yang sesuai kebutuhan. Biasanya kalau kita memang sudah menggeluti dunia blogging, SSL berbayar akan menjadi pilihan tepat. 

Maka kita akan lebih tertarik untuk memilih SSL Indonesia murah dan terpercaya. Salah satu SSL Indonesia murah yang Kak Niken rekomendasikan yaitu melalui website Domainesia. 

Domainesia punya 3 jenis rekomendasi sertifikat SSL. Tipe SSL yang tersedia yaitu Positive SSL, Positive SSL Wildcard, dan Geotrust True BusinessID EV.  Wow.. ternyata cukup lengkap jugaya tipe SSL yang tersedia. 

Kesimpulan

SSL adalah komponen penting yang dimiliki oleh website. Tidak ada perbedaan signifikan antara yang gratis dan berbayar. Namun Kak Niken merekomendasikan untuk menggunakan SSL berbayar dari Domainesia untuk meningkatkan keamanan situs kita masing-masing. 

Leave a Comment