Beda Buzzer Dan Influencer Yang Wajib Diketahui! Penting

Segala sesuatu yang sedang viral di media sosial, sekarang ini banyak dikaitkan dengan influencer ataupun buzzer. Kedua istilah ini memang sangat familiar jika sudah menyangkut isu media sosial di jaman sekarang. Sebenarnya, keduanya berbeda meskipun sama – sama memiliki dampak pada kesibukkan di dunia medsos. Beda buzzer dan influencer dapat dilihat dari beberapa aspek.

Beda Buzzer Dan Influencer Dari Aspek Kepentingan

Aspek pertama yang dapat dibandingkan untuk menjadi bahan pembeda antara buzzer dan influencer, adalah dari segi kepentingannya. Tujuan dari keduanya dalam memposting suatu konten sangat berbeda.

Tujuan utama buzzer dalam memposting suatu konten di berbagai media sosial, murni karena ingin menonjolkan suatu produk ataupun jasa.

Kami sendiri sudah mengulas tentang jasa buzzer dan pentingnya untuk kesuksesan launching produk di artikel sebelumnya.

Buzzer memang lebih memfokuskan kepentinganya pada hal marketing, sehingga targetnya hanya ingin menyebarkan konten seluas – luasnya agar produk yang ada dalam kontennya mampu dikenal oleh banyak orang dari berbagai kalangan.

Jasa Buzzer Twitter, Trending Topic, Instagram, Facebook, Youtube, Tiktok. (casakreatif.com)
Jasa Buzzer Twitter, Trending Topic, Instagram, Facebook, Youtube, Tiktok. (sumber : casakreatif.com)

Sesuai dengan penamaan istilahnya, buzzer diambil dari kata buzz yang artinya dengung atau berdesas desus. Itu sebabnya buzzer seakan menyebarkan rumor, karena memang tugasnya adalah memposting suatu informasi yang dilakukan dengan cara berulang hingga menjadi viral.

Dengan terus menyebarkan informasi yang sama, diharapkan sesuatu yang ada dalam konten atau informasi tersebut bisa segera diketahui oleh lebih banyak orang dari hari ke hari.

Semakin luasnya jangkauan persebaran informasi, maka konten buzzer akan viral dan pasti lebih mudah dilihat dan ditemukan oleh semua orang ketika sedang membuka media sosial mereka.

Sifat informasi yang disampaikan buzzer memang cenderung terlihat seperti iklan, sehingga tidak terlalu menggiring opini auditnya. Buzzer hanya ingin audiennya tau manfaat atau kelebihan yang ada dalam informasi atau kontennya.

Berbeda dengan kepentingan influencer, yang tujuanya memang memposting suatu konten atau informasi untuk menginspirasi. Itu artinya konten yang diunggah oleh influencer memang bertujuan untuk memberikan opsi yang bisa menggiring opini dari audiensnya.

Kami sendiri sudah membuat artikel tentang tips menjadi buzzer yang sukses di artikel sebelum ini.

Beda Buzzer Dan Influencer Dari Aspek Jumlah Pengikut

Buzzer umumnya bekerja secara berkelompok, sehingga kebanyakan akun buzzer memang tidak memakai identitas asli seperti influencer.

Buzzer tidak memerlukan jumlah pengikut yang banyak, karena hal terpenting di sini adalah informasi pada konten yang mereka buat bisa tersampaikan ke semua lapisan masyarakat di media sosial.

Influencer yang memang tujuan meningkatkan jumlah pengikut dalam akunnya untuk ajang kepopuleran, harus menggunakan identitas asli pada akunnya. Hal ini dikarenakan setelah dikenal banyak orang, influencer secara tidak langsung akan dianggap sebagai public figure oleh masyarakat.

Inilah yang membuat jumlah pengikut pada akun buzzer, biasanya memang tidak sebanyak jumlah pengikut pada akun influencer.

Beda Buzzer Dan Influencer Dari Aspek Cara Kerja

Aspek pembeda lainnya dari buzzer serta influencer, bisa dilihat dari bagaimana cara kerja keduanya dalam mengelola akun. Buzzer lebih gencar untuk membuat informasi di kontennya bisa dikenal oleh masyarakat luas, jadi tidak heran jika buzzer umumnya mengelola lebih dari 1 akun sosial media.

Buzzer memiliki beberapa akun di berbagai jenis media sosial, agar pencapaian yang mereka targetkan lebih cepat terwujud dengan tersebarnya informasi yang semakin meluas.

Berbeda dengan influencer, yang umumnya pasti hanya akan berusaha fokus pada 1 akun media sosial. Para selebriti media sosial ini biasanya fokus pada akun mereka yang sudah terkenal dan memiliki banyak pengikut.

Sebagai seleb medsos, maka para influencer ini biasanya juga memberikan effort ketika akan memasarkan suatu produk. Misalnya dengan berganti – ganti konsep, sekalipun produk yang dipromosikan (endorse) adalah produk yang sama.

Sangat berbeda dengan buzzer yang tetap menggunakan desain yang sama, untuk memperkenalkan kontennya di berbagai platform media sosial.

Beda buzzer dan influencer cukup dikenali lewat 3 aspek penting keduanya. Selain aspek cara kerja melalui akunnya, perbedaan keduanya juga bisa dilihat dari aspek kepentingannya. Buzzer lebih mengincar pengakuan dari masyarakat atas isi di kartunya, sedangkan influencer mengincar pengikut. Itulah sebabnya dari aspek jumlah pengikut, milik buzzer lebih sedikit dari influencer.

Leave a Comment