Berkarir Menjadi Organizational Development, Apa Saja Bidang Pekerjaannya?

Apakah Anda tertarik untuk memiliki career path di bidang organizational development? Bidang yang satu ini memang sedang mengalami perkembangan pesat terutama dalam dua tahun terakhir.

Banyak perusahaan mulai mencari organizational untuk meningkatkan operasional dan memenuhi kebutuhan para pelanggan. Dalam hal peran mereka bisa membantu perusahaan membangun tim, training and development, hingga strategi bisnis.

Lalu bagaimana caranya berkarir menjadi organizational development? Simak pembahasan lengkapnya dalam artikel ini.

Hubungan Antara Organizational Development dan HR

Banyak yang menganggap bahwa pengembangan organisasi memiliki hubungan dengan HR. Itu memang benar, keduanya saling berkaitan dan tak jarang cakupan kerjanya bisa dipertukarkan, hanya saja fokus kerjanya berbeda.

Pendekatan yang dilakukan organization development lebih menyeluruh di tingkat organisasi dan holistik, mulai dari tingkat individu, kelompok hingga organisasi. Sedangkan HR hanya berfokus pada individu.

Disamping itu, tujuan dari organizational development ini adalah untuk meningkatkan efisiensi serta efektivitas di suatu organisasi atau perusahaan pada bidang strategis. Dari sini bisa diketahui bahwa bidang kerja pengembangan organisasi cukup luas.

Baca juga: 3 Tips Membuat Daftar Riwayat Hidup Bagi Fresh Graduate

Karir di Bidang Organizational Development

Jika perusahaan ingin merekrut praktisi organizational development, maka harus merogoh kocek cukup dalam. Pekerjaan yang rumit dan kebutuhan akan tenaga di bidang ini cukup langka sehingga mereka dibayar mahal.

Apabila Anda tertarik untuk berkarir menjadi organizational development, berikut beberapa bagian pekerjaan yang bisa dipertimbangkan.

1.   Organizational development specialist

Organizational development specialist memiliki tugas utama menganalisis operasional dan budaya perusahaan. Selain itu, bidang ini juga bertugas dalam mengidentifikasi kerusakan yang bisa diperbaiki, merencanakan perubahan dan menentukan cara untuk meningkatkannya.

Cakupan pekerjaan OD specialist tidak hanya itu saja. Lebih rinci lagi, bidang ini menangani pelaksanaan pelatihan, menganalisis proses perekrutan, membantu dalam proses onboarding karyawan baru, hingga ikut ambil bagian dalam meningkatkan kerja tim dan kolaborasi antar tim.

Khusus untuk OD specialist ini, dalam pekerjaannya akan lebih sering bersinggungan dengan tim HR, sales, marketing, serta manajemen dan administrasi.

2.   Organizational development manager

Posisi OD manager ini bertanggung jawab mengatur progres dan mengarahkan perubahan dalam perusahaan. Umumnya, berkarir menjadi organizational development manager bekerja secara langsung di bawah komando pimpinan perusahaan. Beberapa tugasnya yaitu:

  • Mengidentifikasi apa yang jadi tujuan jangka panjang perusahaan.
  • Membuat strategi untuk perusahaan.
  • Menciptakan solusi saat ada masalah yang spesifik.
  • Meningkatkan aturan atau kebijakan melalui program serta inisiatif bersama divisi kerja lain.
  • Menjalankan talent management, rekrutmen, training, onboarding, dan task managing bersama HR.
  • Menyelaraskan pekerjaan bersama dengan stakeholder untuk meningkatkan kinerja perusahaan.

3.   Organizational development consultant

Umumnya, OD consultant ini tidak termasuk dalam struktur perusahaan. Mereka akan disewa jasanya oleh perusahaan untuk menyelesaikan masalah internal dan membantu mencapai tujuan.

OD consultant akan lebih sering menangani proyek dengan waktu yang sudah ditentukan, seperti menganalisis tujuan perusahaan jangka pendek dan panjang atau menjaga produktivitas karyawan di semua divisi.

4.   Organizational development practitioner

Bisa dibilang praktisi human resouces ini lebih fleksibel karena bisa bekerja untuk perusahaan maupun menjalankan layanan jasa seperti halnya konsultan.

Tugas utama dari praktisi OD adalah membantu perusahaan menyelesaikan perubahan yang sedang dijalankan dan menemukan kesenjangan pada prosesnya. Perannya disini akan memberikan wawasan serta pengalamannya untuk bisa mengembangkan bisnis secara strategis.

5.   Organizational psychologist

Memiliki lingkungan kerja yang positif, aman, dan nyaman bagi seluruh karyawan jadi keinginan setiap perusahaan. Untuk mewujudkan hal itu, mereka bisa mempekerjakan organizational psychologist.

Orang yang bekerja di bidang ini akan menggunakan ilmu psikologinya untuk bisa menemukan sumber masalah yang dialami, membantu meningkatkan lingkungan kerja lebih baik dari sisi komunikasi, hingga atmosfer di lingkungan kerja yang masih ada kaitannya dengan budaya perusahaan.

Dengan begitu, organizational psychologist bisa memperbaiki produktivitas dan membangun penyaringan karyawan ke arah lebih baik.

Keterampilan Berkarir Menjadi Organizational Development

Berkarir menjadi organizational development mengharuskan Anda untuk mempunyai cara untuk meningkatkan efektivitas dari operasional bisnis dan juga budaya perusahaan. Oleh karena itu dibutuhkan beberapa keterampilan yang wajib dimiliki, yaitu:

  • Kemampuan berkomunikasi.
  • Kemampuan public speaking.
  • Analytical thinking.
  • Analisis data.
  • Manajemen proyek.
  • Business acumen atau kemampuan memahami dan menghadapi berbagai situasi bisnis.

Dari pembahasan tersebut, Anda kini paham bukan bahwa berkarir organizational development sangat menjanjikan. Tidak hanya soal gaji, tetapi juga kesempatan memperdalam pengalaman kerja.

Apabila Anda kini bekerja sebagai HR dan tertarik untuk beralih menjadi organizational development spesialis, inilah saat yang tepat untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi Anda.

Bicara mengenai peningkatan keterampilan dan kompetensi karyawan, perusahaan bisa memanfaatkan teknologi dari software HRIS Indonesia seperti LinovHR. Sistem LinovHR tidak hanya membantu dalam pencatatan kehadiran online karyawan, tetapi juga membantu perusahaan mengetahui kompetensi dan keterampilan yang dimiliki karyawan.

Dengan mengetahuinya perusahaan bisa membantu karyawan memaksimalkan kemampuannya agar lebih produktif sehingga terjalin lingkungan kerja yang positif karena baik perusahaan maupun karyawan bisa saling bersinergi satu sama lain.

Kunjungi website LinovHR untuk mengetahui informasi selengkapnya!

Leave a Comment