Cara Mengatasi Redirect 301 dan 302 di WordPress

Lagi heboh nih di kalangan emak-emak blogger mengenai cara mengatasi redirect 301. Kak Niken mau tanya dulu nih, apakah kalian suka mengubah permalink atau URL artikel? Atau bahkan alamat website pun diubah juga karena suatu alasan? Hayo tunjuk tangan siapa yang pernah melakukan hal diatas?

Padahal jika kita melakukan hal tersebut justru akan membuat pengunjung website atau blog kita menjadi kebingungan mencari halaman yang dituju. Jadi seperti lagunya Ayu Ting-Ting itu lho. Kesana-kemari mencari alamat…. jreng-jreng…

Kalau sudah pernah melakukan hal-hal diatas tadi, maka perlu adanya redirect atau pengalihan dari URL halaman lama menjadi URL halaman baru. Itulah yang dinamakan dengan kasus redirect 301, 302, 303, 307, dan 308. PR banget nggak sih? Maka di artikel kali ini Kak Niken akan mengulas mengenai cara mengatasi redirect di WordPress, khususnya 301 dan 302.

Apa itu Redirect?

Pengalihan halaman atau biasa disebut Redirect adalah cara bagi website untuk mengirim pesan cepat ke browser pembaca kemudian memberi tahu bahwa halaman yang ingin mereka kunjungi telah dipindahkan. Sehingga mesin pencari yang kita akses secara otomatis mengarahkan ke halaman lainnya atau dari URL satu ke URL lainnya. 

Sederhananya, ketika kita memasukkan alamat blog atau website ke dalam mesin pencari, terkadang hasil URL-nya berubah.  Misalnya, kita ingin mengakses website Kak Niken dengan alamat blog.websiteku.com. Namun, URL tersebut  berubah menjadi websiteku.com/blog. Nah itu dia yang dimaksud dengan redirect.

Terdapat beberapa jenis redirect yang disertai dengan kode khusus. Jenis-jenis redirect diantaranya redirect 301, 302,  303, 307 dan redirect 308. Seperti yang Kak Niken infokan diatas, artikel ini akan lebih spesifik pada pembahasan redirect 301. Lalu, seberapa penting sih melakukan redirect 301 terhadap website atau blog kita? 

Manfaat Redirect 301 Terhadap SEO

Dulu Kak Niken nggak terlalu peduli dengan detail blog. Ternyata semakin lama menyadari juga betapa penting sekali melakukan redirect 301 terhadap kesehatan blog kita.

Memastikan Website Dapat Diakses

Ingin membaca artikel dengan URL tertentu, tetapi kita nggak bisa menemukan artikel tersebut. Bikin kesal nggak sih? Ternyata URL-nya sudah diganti atau dihapus. Hal tersebut biasanya akan tampil halaman kosong dengan teks “404 error”.

Pengunjung yang mendapati “404 error” tentunya akan menganggap situs kita hilang dari peredaran. Padahal website atau artikel tersebut masih ada, namun dengan tampilan yang berbeda.  Maka untuk memastikan alamat URL lama kita masih bisa diakses, perlu banget melakukan redirect 303. Sehingga ketika orang lain mengetikkan URL lama mereka akan tiba di URL baru kita.

Mempertahankan Ranking Situs 

Ketika kita sudah melakukan redirect, tentu nggak mau dong usaha yang sudah dilakukan selama ini untuk membangun ranking blog tersia-siakan? Ini dia salah satu manfaat redirect 301 pada SEO.

Teknik redirect seperti ini akan memindahkan halaman tertentu yang ada di dalamnya kepada alamat baru secara permanen. Sehingga kita bisa tetap mempertahankan ranking website dan menjadi lebih efektif.

Meyakinkan Mesin Pencarian untuk Menampilkan URL Baru

Menjaga trafik pengunjung itu sangat penting lho. Jadi trafik pengunjung tidak akan mengalami penurunan jika kita menggunakan teknik redirect 301. Tenang aja, setelah kita melakukan pengalihan 301, nantinya alamat website atau artikel kit ajuga akan tampil dengan URL yang baru.

Redirect 301 di WordPress
Redirect 301 di WordPress

Cara Mengatasi Redirect 301 di WordPress

Jka kita memiliki halaman website yang ter-redirect secara otomatis. Berikut ini adalah cara-cara mengatsi redirect di WordPress yang bisa kita lakukan.

  1. Menggunakan Plugin “Redirection”

Cara pertama yang harus dilakukan untuk mengatasi redirect di wordpress adalah dengan mengecek setiap plugin yang ada di bagian dashboard. Pastikan tidak ada plugin mencurigakan yang berfungsi untuk melakukan redirection.

Pada beberapa kasus, terkadang pengguna wordpress terkena hacking dan kecolongan oleh para cracker website. Hasilnya, biasanya para cracker akan memiliki hak akses ke website dan melakukan redirect pada setiap konten yang kita miliki.

Maka agar terhindar dari kejadian seperti itu, kita harus memastikan keamanan wordpress dengan menginstal plugin-plugin security di wordpress. 

Ada cara yang cukup mudah untuk melakukan pengalihan atau redirection pada platform wordpress. Dengan menginstall kemudian menggunakan plugin “Redirection” pada dasboard WordPress. Cara ini terbilang cukup mudah, namun agar URL lama yang muncul bisa diganti dengan URL baru, maka lakukan secara manual.

Cara mengatasi redirect 301 dan 302 ini dilakukan dengan melakukan site audit menggunakan aplikasi Screaming Frog. Inilah yang sedang Kak Niken lakukan pada blog www.kakniken.web.id. Caranya: 

  • Install aplikasi Screaming Frog pada link berikut ini https://www.screamingfrog.co.uk/seo-spider/
  • Buka aplikasi Screaming Frog kemudian masukkan URL blog atau website kita yang akan di crawling, contohnya:  https://www.kakniken.web.id
  • Kemudian lakukan “Crawl” dan tunggu prosesnya hingga mencapai 100%.

Setelah selesai 100%, klik pada bagian “Response Code”, kemudian pilih “Error 3xx” pada bagian kanan halaman. Detail pengalihan dari hasil crawl blog kita akan terlihat pada bagian bawah halaman. Biasanya terdiri dari : “URL Details”, “Inlinks” dan “Outlink”.

  1. Ubah Settingan .htaccess ke Default

Cara lain yang bisa dilakukan untuk mengatasi redirect di WordPress adalah dengan mengubah setingan htaccess ke settingan awal atau default.

Untuk melakukannya, silahkan masuk ke Cpanel kemudian masuk ke File manager. Setelah itu kita bisa mencari file .htaccess dan mengubahnya ke settingan default dengan cara meng-copy paste file htaccess. Untuk mendapatkan file tersebut kita bisa mencarinya di google.

Mencegah Redirect di WordPress

Kejadian redirect yang biasanya terjadi adalah website yang teralihkan pada situs-situs luar negeri berbau konten judi ataupun konten dewasa. Namun, beberapa kali yang terjadi pada blog Kak Niken, terkait dengan URL sponsored post dan perubahan permalink. 

Lebih baik menghapus plugin-plugin mencurigakan yang terinstal di WordPress kita. Kita juga harus mengecek setiap user yang ada di website kita. Pastikan orang yang bisa mengakses web adalah orang yang memiliki hak akses legal ke website kita. Jika ada yang mencurigakan silahkan hapus user tersebut karena bisa jadi user tersebut yang membuat pengalihan atau redirection di WordPress kita.

Itu dia cara mengatasi redirect 301 di WordPress menggunakan Screaming Frog. Selamat mencoba!

30 thoughts on “Cara Mengatasi Redirect 301 dan 302 di WordPress”

  1. Ternyata cara mengatasinya begitu ya Kak, kadang rasanya kesel (bercampur sedih juga) kalau liat halaman web yang keluar cuma “404 error”. Kudu makin perhatian sama plugin-plugin di WordPress, sip habis ini langsung cek Screaming Frog.

    Reply
  2. Sebel ya mbak kalau ada eror 301 di blog kita. Awalnya aku pakai plugin redirection. Tapi setelah pakai screaming frog malah kelihatan semua erornya. Harus dipetani satu satu. Hiks

    Reply
  3. Setelah ngikutin sarannya Kak Niken, sekarang makin rutin ngecek website kita.. semoga dengan ini makin aman dan terkendali.

    Reply
  4. Oooow… jadi redirect 301 ini salah satu teknik untuk mengubah URL atau alamat website kita ya kak. Tanpa perlu kehilangan ranking domain lama.

    Reply
  5. Benerin link ternyata nggak bikin blog kita turun trafiknya ya kak. Aku kira akan ngulang dari awal untuk dapatkan trafik dan lainnya.

    Reply
  6. Aku pernah nih kak dapat URL yang ternyata si klien udah merombak website dan merubah lokasinya secara permanen. Hikss

    Reply
  7. Eh iya nih, Aku pernah bw lalu nemu “404 error”. Lalu aku coba colek pemilik blognya, karena khawatir dianggap situsnya hilang. hihi.

    Reply
  8. Udah takut aja kalau trafik pengunjung jadi lost. Ternyata nggak ya kak. Tetap aman bahkan bisa lebih meningkat trafiknya.

    Reply
  9. Pengalihan permanen ini menampilkan target pengalihan baru di hasil penelusuran ya kak. Suka kzl juga sih kalau website kita terdeteksi 3xx.

    Reply
  10. tambahan ilmu nihh buat aku yang lagi ngerjain Tugas Akhir .. suka ketemu error error .. ternyata pake Aplikasi Screaming Frog bisa membantu juga yaa Kaa

    Reply
  11. Kalau kita mau mengubah URL halaman seperti yang ditunjukkan dalam hasil mesin telusur, sebaiknya gunakan pengalihan sisi server permanen ya kak.

    Reply
  12. Pernah sih dapet gitu, pas mau baca ternyata artikelnya ga keluar. Muncul 401 error. Apa ini sama kak kasusnya dengan artikel ini.?

    Reply
  13. Kalau kau pernah dapat yang kode 302 Ditemukan (Found) gitu kak. Itu kasusnya kudu diapain ya kak? Sama juga pakai screaming frog bisa ya?

    Reply
  14. Setuju nih mbak, akan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mengalihkan website dari halaman yang lama ke halaman yang baru.

    Reply
  15. Penting banget untuk kita ini, jangan salah dalam menggunakan kode respon HTTP tersebut ketika harus menggunakannya ya kak.

    Reply
  16. Ada lho kak, nama domain yang di rubah. Cuma nambahin huruf s aja di nama domainnya. Ehh… ternyata hal tersebut sangat berpengaruh banget ya. Jadi 3xx deh.

    Reply

Leave a Comment