Ciri-Ciri Pubertas pada Remaja yang Perlu Diketahui Orangtua

“Ah.. serius anak itu uda haid? Padahal baru usia 8 tahun.” Celetuk seorang perempuan paruh baya yang sedang duduk di bawah pohon bambu. “Kok cepat banget ya. Anakku yang sudah usia 10 tahun belum haid lho jeng.” Sahut perempuan di sampingnya. “Siap-siap deh nih kita, tetangga sebentar lagi mau mantu!” timpalnya.

Obrolan singkat itu sempat Kak Niken dengar ketika sedang berjalan kaki di sekitar kampung tetangga. Hmm… rasanya nyess. Karena Kak Niken juga punya anak perempuan yang berusia 8.5 tahun. Sejak anak pertama berusia 7 tahun, memang kami jadi lebih concern untuk mempersiapkan masa akil baligh-nya.

Sebagai orangtua, kita perlu mempersiapkan diri untuk lebih mengedukasi anak-anak mengenai masa pubertas. Terutama anak perempuan yang tentu akan mengalami masa menstruasi. Walaupun kami juga menyadari bahwa ciri-ciri pubertas pada anak remaja tentu akan berbeda-beda.

Masa pubertas pada anak perempuan biasanya terjadi sejak usia 8-13 tahun. Sedangkan pada anak laki-laki biasanya dimulai usia 9-14 tahun. Masa pubertas merupakan masa transisi manusia dari usia anak menuju remaja.

Masa ini memiliki beberapa ciri secara fisik maupun non-fisik. Ciri-ciri tersebut perlu diketahui oleh orang tua untuk mengerti kebutuhan anak serta memahami kondisi emosional anak pada masa pubertas.

Umumnya, masa ini terjadi pada anak usia 8-16 tahun. Setiap orang tua perlu menyiapkan diri untuk menghadapi perubahan fisik serta sifat anak, karena adanya perubahan akibat masa pubertas ini. Namun, apakah kita sudah mengetahui ciri-ciri pubertas pada anak? Simaklah penjelasan berikut ini untuk penjelasan lebih lanjut.

Ciri-Ciri Pubertas pada Anak Remaja

Berikut adalah ciri-ciri pubertas pada anak perempuan dan laki-laki beserta penjelasannya.

1.    Ciri Pubertas Anak Perempuan

Pertumbuhan Super Pesat

Pertumbuhan yang pesat pada anak perempuan ditunjukkan pada bertambahnya tinggi badan mereka, serta tangan dan kaki mereka akan menjadi lebih jenjang.

Mulai Muncul Keputihan

Adanya noda putih pada celana dalam anak perempuan atau yang biasa kita sebut keputihan menjadi salah satu tanda anak mulai memasuki masa pubertas. Keputihan ini merupakan cairan yang keluar dari vagina.

Datangnya Menstruasi

Salah satu ciri utama pubertas anak perempuan telah memasuki masa pubertas adalah mulai datangnya menstruasi. Umumnya, menstruasi ini terjadi pada rentang usia 11-13 tahun, atau dapat pula terjadi lebih cepat maupun lambat.

Mulai Berjerawat

Munculnya jerawat merupakan ciri-ciri umum pubertas yang dapat terjadi pada anak perempuan maupun laki-laki. Kenaikan hormone dalam tubuh yang sangat pesat dapat memicu timbulnya jerawat di area wajah anak.

Pertumbuhan Payudara

Salah satu ciri fisik yang memperlihatkan bahwa anak perempuan kita telah memasuki masa pubertas adalah adanya pertumbuhan payudara mereka. Pada umumnya, pertumbuhan payudara pada remaja membutuhkan 3-6 tahun.

Adanya Pertumbuhan Rambut atau Bulu Halus

Pada area genital, ketiak, maupun kaki, akan timbul rambut atau bulu halus yang sedikit lebih kasar pada anak yang mulai menginjak masa pubertas.

pubertas pada remaja
pubertas pada remaja

2.    Ciri Pubertas Anak Laki-Laki

Bagaimana ciri-ciri pubertas pada anak remaja laki-laki? Ini dia ciri-cirinya :

Mulai Muncul Kumis dan Janggut

Salah satu ciri fisik yang memperlihatkan seorang anak laki-laki mulai menginjak masa pubertas ditunjukkan dengan mulai tumbuhnya kumis, janggut, serta jambang di area wajah.

Mengalami Mimpi Basah

Adanya mimpi basah pada anak ditandai dengan ejakulasi secara tidak sengaja saat mereka sedang tidur. Ketika kita mendapati sprei anak laki-laki kita basah di pagi hari, bukan berarti mereka sedang mengompol, namun berkemungkinan bahwa mereka mengalami mimpi basah.

Suara menjadi Lebih Berat

Ketika berada di usia pubertas, suara anak laki-laki akan sedikit menjadi lebih berat dan lebih dalam, atau hal ini dapat disebut dengan “pecah suara”.

Mengalami Kenaikkan Tinggi Badan

Tidak hanya perempuan, ciri pubertas anak laki-laki juga mengalami kenaikkan tinggi badan ketika mereka mengalami pubertas. Tinggi badan anak akan terus bertambah 7-9 cm setiap tahun.

Perubahan Bentuk Tubuh

Selain mengalami kenaikkan tinggi badan yang pesat, anak laki-laki akan mengalami pembesaran lengan tangan dan kaki mereka, bahu semakin lebar, dada menjadi lebih bidang, serta tubuh menjadi lebih berotot.

Itulah ciri-ciri pubertas yang muncul pada anak perempuan dan laki-laki. Sebagai orang tua, kita tentunya memiliki tanggung jawab bagi perkembangan pubertas pada anak. Selain anak-anak, persiapan orangtua mengahadapi anak pubertas juga sangat diperlukan.

Tak ada lagi kata tabu dan kita perlu membimbing mereka dalam memahami setiap perubahan yang terjadi pada diri mereka. Karena, sebagian besar anak akan merasa tidak nyaman terhadap apa yang mereka alami.

 

19 thoughts on “Ciri-Ciri Pubertas pada Remaja yang Perlu Diketahui Orangtua”

  1. Anak cowok masa pubertasnya antara 9-14 tahun. Hmmm, berarti anak cowok saya si sulung sudah mulai masuk masa pubertas, soalnya sekarang usianya 12 tahun. Suaranya juga sudah mulai ngebas, hehehe.

    wah terima kasih atas ulasannya, jadi bisa menambah wawasan.

    Reply
    • Anak saya dua duanya juga udah mulai pubertas. Sekarang tingginya dah melebihi saya dan ayahnya dua -duanya. Hahaha time flies yaa…kayaknya baru kemarin mereka bayi sekarang dah SMP dan awal SMA

      Reply
  2. Fase remaja ini emang kalo ngga didampingin akan jadi fase yang menakutkan. Untung dlu ibuku full dampingin pas saat2 awla puber, mens pertama, jadii besok mudah2an aku jg bisa dampingin anakku

    Reply
  3. Orang tua harus siap-siap nih dengan masa pubertas anak. Apalagi aku punha anak perempuan, walau sekarang masih 4 tahun tapi harus siap menjelaskan banyak hal ketika anak semakin besar. Agar nantinya pas anak mengalami masa pubertas gak bingung ya, Mba.

    Reply
  4. Fase menjelang remaja ini orangtua memang harus mempersiapkan diri lagi, secara anak agak mulai keluar egonya nggak ingin direcokin oleh orangtuanya. Makasih ilmu menyambut masa pubertas anak remaja kak Niken.

    Reply
  5. Ponakan daku ada yang memasuki usia jelang masa pubertas nih. Berarti memang perlu persiapan juga ya, biar anak-anak gak kaget dan lebih baik dapat wawasannya dari keluarganya

    Reply
  6. tantangan banget nih buat orang tua saat anaknya menjelang remaja ini, mengenalkan akil baligh, hak dan kewajibannya serta edukasi seksualnya juga perlu dikondisikan ya mbak..

    Reply
  7. Agak deg-degan juga yah punya anak remaja karena sebagai ortu kita juga harus bisa mendampingi dan mengawal perkembangan mereka, Jangan sampai mereka malah salah mendapatkan info dari luar. PR juga buat aku harus menyiapkan sebaik mungkin sampai saat itu datang.

    Reply
  8. Ciri-ciri pubertas pada naka perempuan lebih terlihàt yak, noted banget nih ciri-ciri pubertasnya. Anakku sudah 7 tahun, ortu harus lebih paham.

    Reply
  9. Bungsuku (cowok) memasuki masa pubertas saat pandemi. Tinggi badannya yang kelihatan banget berubah. Yang tadinya paling pendek di rumah, sekarang udah ngebalap semuanya 😀

    Reply
  10. Wah ini sih, selama ini aku hanya tahu tentang teorinya saja. Sekarang aku mengalaminya sebagai orangtua. semoga nanti aku bisa melaluinya dengan baik dan tenang, amin, hehhe…

    Reply
  11. Wajah, cepet banget usia 8 tahun udah haid, berarti kelas 2 SD ya
    Saya aja kelas 5 SD, hihihi

    Mempersiapkan anak masuk ke fase aqil-baligh emang jadi tantangan tersendiri bagi para orang tua

    Apa lagi di masa bebas internet seperti sekarang, orang tua harus lebih aware

    Reply
  12. Yess, gak boleh ada lagi kata tabu ngobrolin pubertas ama anak2 biar mereka memahami setiap perubahan yang terjadi dengan lebih nyaman

    Reply
  13. Dulu masa-masa puber malu banget bahas ya, tapi harusnya kalau sekarang ga lagi begitu. Harus terbuka antar anggota keluarga dan saling mengerti ya

    Reply
  14. Wah menarik dan mencerahkan isi artikelnya Kak Niken.
    Anak pertamaku cowok 10thn, berarti sudah harus siap-siap menyambut pubertas, ya?
    Hiksss… perasaan baru kemarin bayi, gak terasa sudah hampir remaja aja…
    Makasih

    Reply
  15. Inginnya menjadi orangtua yang bisa mendampingi ananda apalagi di masa-masa pubertas yang mereka sendiri pun bingung bagaimana menghadapinya.
    Senang sekali dengan artikel yang mengedukasi begini. Agar orangtua semakin aware dengan fasa pertumbuhan ananda.

    Reply
  16. Hahahaha. Pancen ya mulut tetangga itu…. Nutrisi yang bagus juga bisa mempercepat haid pertama anak. Ortu memang baiknya mulai menjelaskan tentang pubertas dan akil balig ini secara perlahan mulai usia 8 tahun atau lebih muda lagi.

    Reply

Leave a Comment