Pengertian dan Keuntungan Menggunakan Metode Payment by Progress

Dalam dunia investasi properti, ada beberapa istilah yang wajib Anda ketahui. Salah satu istilah tersebut adalah payment by progress. Secara sederhana, transaksi ini dilakukan ketika membeli sebuah properti yang masih dalam pengerjaan, namun pihak developer sudah memiliki gambaran bagaimana wujud properti tersebut setelah selesai dibangun. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa menyimak pembahasan berikut ini.

payment by progress
Pict by patriot software

Tentang Payment by Progress

Pembayaran saat proses adalah salah satu metode pembayaran yang kini cukup lazim ditemui ketika hendak membeli properti. Seperti telah disebutkan sebelumnya, properti yang dijual masih dalam masa pembangunan dan belum 100% bisa dihuni.

Namun, penjual atau developer akan memberikan gambaran tentang bagaimana properti tersebut ketika sudah jadi. Jika pembeli setuju atau merasa cocok dengan konsep yang ditawarkan, dia akan membeli properti tersebut, meskipun masih dalam proses.

Sekilas mungkin metode ini hampir mirip dengan sistem cicilan karena mempunyai mekanisme yang sama. Akan tetapi, pembayaran saat proses biasanya disediakan oleh developer langsung. Sementara itu, cicilan atau KPR harus ada ikut campur dari pihak bank. Oleh karena itu, cara pembayaran ini bisa dibilang cukup memudahkan pembeli terkait dengan sistem pembayaran.

Pembeli akan membayar cicilan sesuai dengan pembangunan apartemen yang telah disepakati sebelumnya. Sayangnya, tidak semua developer menyediakan metode pembayaran ini. Saat ini, salah satu yang sudah menerapkan pembayaran sesuai proses adalah apartemen Sudirman Suites.

Jadi, Anda bisa melihat terlebih dahulu gambaran properti yang akan dibeli. Kemudian, setelah itu Anda hanya perlu membayar sesuai dengan progres pembangunan.

Baca juga : Mengatur keuangan dengan metode amplop

Keuntungan Metode Pembayaran Saat Proses

Metode ini memiliki banyak keuntungan yang bisa Anda dapatkan. Akan tetapi, satu hal yang perlu diingat adalah biasanya DP yang harus dibayar cenderung lebih tinggi daripada metode lainnya. Hal tersebut karena pihak developer akan menanggung risiko apabila pembeli melakukan pembatalan atau terlambat membayar. Oleh karena itu, sebelum memutuskan menggunakan cara ini, pahami terlebih dahulu ketentuan tersebut.

  1. Bunga rendah

Keuntungan pertama dari metode ini adalah memiliki bunga yang relatif rendah jika dibandingkan dengan cara pembayaran lainnya. Bahkan, pada beberapa kasus ada developer yang tidak memberikan bunga sama sekali untuk jangka waktu di bawah satu tahun. Sayangnya, memang Anda tidak bisa mencicil dalam waktu lama dengan maksimal 5 tahun atau sesuai kesepakatan dengan developer.

Meski begitu, suku bunga yang rendah sudah menjadi sebuah keuntungan yang luar biasa. Bisa dibayangkan jika Anda mencicil properti dengan bunga 1% saja setiap bulan selama 5 tahun pada properti seharga 1 miliar. Sudah berapa juta uang yang dikeluarkan hanya untuk membayar bunga saja.

Baca juga : Dukung Digitalisasi UMKM 

31 sudirman suites payment by progress
Pict by 31 Sudirman Suites
  1. Meringankan pembayaran

Pembayaran yang bertahap membuat pembeli properti tidak akan terlalu terbebani dengan biaya tersebut. Anda bisa menyisihkan penghasilan bulanan untuk membayar cicilan ini. Inilah sebabnya metode bayar saat proses ini sangat cocok untuk karyawan atau siapa pun yang memiliki penghasilan bulanan tetap. Mereka akan lebih mudah mengatur keuangan untuk membayar cicilan bertahap tersebut.

Hal ini tentu akan berbeda jika Anda ingin membeli properti secara langsung. Mau tidak mau Anda harus memiliki sejumlah uang besar terlebih dahulu untuk memiliki sebuah properti. Seperti kita ketahui, harga properti paling murah ada di kisaran 500 juta. Akan cukup berat jika harus mengumpulkan uang sebanyak itu untuk membeli.

Itu tadi pembahasan mengenai metode pembayaran payment by progress di dunia properti. Tentu saja ada kelebihan dan kekurangan. Namun, jika Anda lebih cocok dengan cara ini, silakan gunakan saja karena keuntungannya cenderung lebih banyak.

Leave a Comment