5 Persiapan Menyambut Ramadhan Untuk Anak 

Coba siapa disini yang anak-anaknya sudah mulai belajar puasa Ramadhan, tunjuk tangan? Walaupun anak-anak usia dini memang belum ada kewajiban berpuasa, tapi tak ada salahnya mengajarkan kebiasaan baik tersebut.

Momen bulan Ramadhan merupakan kesempatan bagi anak-anak yang beragama Islam untuk menimba pahala. Tak hanya sekadar menahan lapar dan haus, tapi juga dapat melatih untuk meningkatkan ketaqwaan terhadap Allah SWT. Oleh karena itu diperlukan persiapan menyambut Ramadhan untuk anak-anak kita ya Moms. 

Anak Usia Dini Ikutan Puasa Ramadhan? 

Mau cerita sedikit nih, jadi anak pertama Kak Niken, yang sekarang berusia 8 tahun sudah mulai “ikut-ikutan” puasa sejak usia 3 tahun. Karena memang sejak usia dini sudah sering ikutan bangun untuk sahur. Akhirnya di usia tiga tahun Dia menyatakan dirinya mau ikutan puasa. Hehe… 

Kemudian apa yang kami lakukan? Mengizinkan dan memberi dukungan serta lebih banyak lakukan mirroring dan briefing. Caranya dengan melihat rutinitas kami sehari-hari mulai dari sahur hingga berbuka puasa, yang baginya ternyata sangat menarik. 

Cerita tentang tips mengajarkan anak puasa ramadhan sudah pernah dibahas Kak Niken ya Moms. Silahkan dibaca-baca sebelum lanjut mengetahui apa dan bagaimana persiapan yang sebaiknya kita lakukan ^.^ 

Ustaz Bendri Jaisyurrahman, menjelaskan pada salah satu artikel di media online, bahwa anak yang dibiasakan puasa pada usia yang sama saat diajarkan ibadah lainnya, seperti salat dan membaca Al-Quran maka akan lebih mandiri dan memahami maknanya. 

Jadi kapan saat yang tepat untuk anak berpuasa Ramadhan?

Berikut Ini Persiapan Menyambut Ramadhan

Hal pertama yang perlu dilakukan orangtua yaitu menanamkan pentingnya puasa pada anak. Beri penjelasan yang mudah dimengerti. Penting juga untuk menyampaikan bahwa anak usia dini sebenarnya belum diwajibkan berpuasa, tetapi boleh saja jika ingin ikut merasakan dan menjalaninya.

Sudah tahu kan kalau mengajarkan puasa merupakan kewajiban orangtua? Sebagaimana Allah SWT memerintahkan kita untuk mengajarkan sholat pada anak ketika usia 7 tahun. Apa saja persiapan menyambut ramadhan untuk anak-anak? 

ramadhan untuk anak
Ayah mengajarkan puasa Ramadhan untuk anak
  • Mengenalkan Ramadhan lewat cerita

Bercerita selalu jadi hal yang menarik dan menyenangkan untuk anak-anak.  Kita bisa membacakan buku cerita, mendongeng dan bahkan cerita pengalaman seru kita di masa kecil pada saat bulan Ramadhan. Bacakan kisah Ramadhan untuk anak lebih sering dari biasanya. 

Kenalkan pada anak kenapa kita harus berpuasa selama bulan Ramadhan dan segala sesuatu yang berkaitan dengan Ramadhan atau Islam. Pilih juga buku cerita yang sesuai dengan tema dan pesan yang ingin kita sampaikan pada anak.

Mulai bercerita atau diskusi mengenai keutamaan puasa dan sejarah puasa Ramadhan namun dikemas menarik dan mudah dimengerti oleh anak.  FCara menyambut bulan Ramadhan bisa juga menggunakan media berupa mainan. 

  • Membangun kebiasaan dengan bertahap

Sebelum usia 10 tahun orangtua bisa membantu melatih dan menyiapkan puasa Ramdahan pada anak. Walau patokan usia untuk mengenalkan ibadah dilakukan pada usia 7 tahun tapi ketika anak sudah berbinar-binar ingin mencoba sebelum usianya menginjak 7 tahun, maka izinkanlah. 

Hal itu dilakukan untuk membangun pembiasaan pada diri anak. Tentu juga harus memperhatikan postur tubuh anak. Mulai dari berat badan, tinggi badan hingga masalah kesehatannya. 

Pengalaman Kak Niken menyiapkan anak belajar puasa, mereka ikut bangun sahur lalu berpuasa hingga jam 10 pagi. Makin lama bertahap hingga bisa sehati full. Sesuai kondisi dan kesiapan anak. 

  • Membuat papan Rencana 

Eits, jangan dikira persiapan menyambut ramadhan untuk anak ini dibikin seperti rencana orang dewasa ya. Bisa dibuat yang simple dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing anak. Ajak mereka diskusi tentang apa yang ingin dicapai saat Ramadhan. 

Membuat papan rencana atau Ramadhan Journal tak ada salahnya. Lalu diberi hiasan agar tampak menarik dan bisa juga di tempel di dinding sebagai pengingat dan menandai progress yang sudah dilakukan setiap hari. 

Rutinitas yang sudah direncanakan bisa dibuat semenarik mungkin, seperti buka puasa mau makan apa? Ingin membuat mainan apa selama berpuasa? Mau menghafal surat apa? dan lainnya. Kegiatan ini bisa disesuaikan dengan usia dan kebutuhan anak ya. 

  • Libatkan peran Ayah ketika melakukan persiapan Ramadhan untuk anak

Tips menyambut bulan Ramadhan yang penting yaitu kehadiran sosok ayah dalam kegiatan puasa Ramadhan anak-anak. Seperti sholat, ke masjid, tadarus, sedekah dan lain sebagainya. Ayah perlu sekali menunjukkan rasa bangganya pada anak-anak yang sudah berusaha belajar berpuasa. 

Boleh juga lho ketika kita sedang berkunjung ke rumah saudara atau teman, dan ayah bercerita kalau anaknya sedang belajar berpuasa. Disitu maka akan semakin tumbuh rasa percaya diri pada anak. (Bukan untuk menyombingkan diri lho ya… tapi untuk membangun dan memotivasi anak).

Kesehatan mental orangtua dan anak sangat bisa dibangun pada masa seperti ini. Dengan kata lain terjadi bonding dan makin mengeratkan hubungan antara orangtua dan anak. 

Mengajarkan anak berpuasa
Mengajarkan anak berpuasa (pict by klikdokter)
  • Perhatikan asupan makanan dan minuman 

Kalori yang dibutuhkan setiap anak tentu berbeda. JIka anak-anak yang aktif tntu asupan kalori juga lebih banyak dibandingkan anak-anak lainnya. Asupan air putih juga sangat mempengaruhi. Biasakan mengkonsumsi air  minimal 8 gelas per hari. 

Menu lemak dan protein bisa diberikan setelah anak-anak mengkonsumsi buah-buahan. Terbukti bisa menahan rasa lapar ketimbang menu yang rendah lemak dan tinggi asupan gulanya. 

Setelah anak berusaha belajar berpuasa, jangan lupa untuk mengapresiasi anak. Nggak hanya sekadar memberikan hadiah tapi bisa dalam bentuk lainnya seperti perhatian dan kasih sayang lebih banyak dari biasanya.

Persiapan menyambut Ramadhan untuk anak yang tak kalah penting yaitu saling menghargai dan melatih kejujuran. Selamat menyambut Ramadhan dengan bahagia!

 

18 thoughts on “5 Persiapan Menyambut Ramadhan Untuk Anak ”

  1. Di tahun 2021 ini, waktu serasa terbaaaaangg ya Kak
    Cepet bgt tiba2 udah Ramadhan aja
    Semoga sukses ibadah kita dan keluarga yaaaa

    Reply
  2. Aku juga biasanya mulai mendorong anak ikut berpuasa sejak 7 tahun. Kalau sebelumnya, biar liat dan ikut-ikutan sesukanya dulu.

    Reply
  3. Bagus juga nih tips-tipsnya buat anak-anak mempersiapkan diri menjelang puasa Ramadhan. Boleh dicoba nanti buat anak-anakku di rumah

    Reply
  4. Sepertinya tahun ini berbeda, biasanya keponakan kalau puasa pada pulang kampung (ke rumah yangkung) , kayaknya tahun ini pada gak mudik. Lagi sibuk cari sekolah, karena sekarang masuk SMP. Kalau Ramadan paling suka sama cerita Nabi, atau hikmah puasa

    Reply
  5. Mantapp dah Anak diberikan Edukasi terkait bulan Ramadhan ❤

    Sangat Menginspirasi,
    Semoga anak anak kita nanti adalah Anak yang sholeh sholeha. Aamiin (Meski belum punya anak hehhee)

    Reply
  6. Ramadan jadi ajang untuk melatih anak-anak untuk belajar mendekatkan diri kepada sang pencipta dan bagaimana mengenalkan berpuasa dengan baik

    Reply
  7. Ini dia tips yang aku cariiii.

    Bukan buat anak sih karna masih single wkwk tp dirumah ada anak sodara yang diurusin dirumahku dan hrus prepare bantuin dia sambut puasa kali inii.

    Reply
  8. jadi ingat anak-anakku dulu ikut puasa begitu saja

    sedihnya, setiap makan mereka lama banget baru habis

    sering kelewat deh waktu Imsak 😀 😀

    Reply
  9. Aku ingat masa-masa saat pertama kali Keponakan belajar puasa. Asli drama banget. Gak terasa sekarang udah mau puasa lagi dan dia udah full dari tahun kemarin. Alhamdulillah

    Reply
  10. Tahun ini anakku udah pengen puasa mba, meski baru 5 tahun. Sering kalau pas saya puasa dia ngomong pengen puasa juga. Meski belum paham makna puasa secara keseluruhan, emang perlu ya mengajarkan puasa ke anak sedari dini walaupun standarnya di usia 7 tahun

    Reply
  11. Alhamdulillah mbaa sampai juga di Ramadan tahun ke2 sejak pandemi.
    Tahun ini anakku belum bisa ikut puasa sih, tapi dia ikutan tarawih ke masjid. Happy pokoknya.

    Reply
  12. anakku tahun ini juga mulai kukenalin sama puasa, Mom. jadi hari pertama ini dia kuajak ikutan sahur tapi nggak tahu deh sampai jam berapa dia tahan buat puasa versi dia. heu

    Reply
  13. Aira umur 5 tahun ini baru mulai belajar puasa, mungkin telat ya tapi gak apa sih karena pengen mereka puasa dengan kemauannya sendiri walapun tiap ramadan udah di sounding

    Reply
  14. anakku belajar puasa dari kecil juga tapi baru kuat sampai maghrib di usia 8. Gapapa lah ya anak ada momennya masing-masing

    Reply
  15. hal yang paling identik pada anak-aanak adalah rasa ingin tahunnya yang tinggi, apalagi di saat Ramadhan ini. perlu pengertian dan penjelasan khusus bagi orang tua untuk mengenalkan dan menyambut Ramadhan bersama si buah hati. terima kasih sharingnya kak

    Reply

Leave a Comment