Tips Melakukan Investasi untuk Pemula Agar Meminimalisir Risiko Gagal

Sahabat Pegadaian, dalam usaha untuk mengumpulkan pundi-pundi harta, berinvestasi adalah salah satu cara yang sering diambil. Karena dengan kegiatan investasi, seseorang bisa mendapatkan keuntungan dari return atau bunga. Bahkan beberapa investasi untuk pemula kini sudah banyak yang mulai mencobanya.

Bagi Anda yang belum memulai investasi, tenang saja karena masih banyak waktu untuk memulainya. Terkini, beberapa investasi juga bisa Anda lakukan melalui Pegadaian Digital yang pasti terjamin keamanannya. Hal ini karena Pegadaian terdaftar dan diawasi oleh OJK. Selain itu, transaksi juga bisa lebih praktis dan cepat karena tidak perlu antre.

investasi bagi pemula
Pict by Digination

Deretan Tips Investasi Untuk Pemula yang Harus Kalian Perhatikan

Pada era teknologi informasi dan komunikasi yang semakin maju seperti saat ini, minat masyarakat terhadap dunia investasi sangat meningkat. Bahkan kegiatan ini kini semakin mudah dilakukan karena sekarang sudah tersedia platform untuk berinvestasi. Bagi pemula, mungkin investasi belum memiliki tujuan yang terperinci untuk masa depan. Masih sekedar karena ingin memiliki tabungan saja.

Baca Juga : Mandiri Secara Finansial Kunci Seorang Kartini Masa Kini 

Namun, jiuangka kalian tahu mengenai potensi ke depan dengan berinvestasi, tentu kalian semakin giat lagi melakukan kegiatan ini. Kegiatan investasi cocok kalian lakukan untuk mencapai berbagai tujuan keuangan. Seperti liburan ke luar negeri, membeli kendaraan, biaya pernikahan, pendidikan, mempersiapkan uang muka untuk membeli rumah, dan lainnya.

Akan tetapi, bagi kalian yang masih pemula dan berniat untuk melakukan investasi. Kendala umum yang sering terjadi yaitu tidak jauh dari persoalan bingung harus memulai dari mana. Nah, untuk mengatasi perasaan tersebut, berikut ini beberapa tips investasi untuk pemula agar kalian bisa memulainya tanpa ragu.

Baca juga: Mengatur keuangan di masa pandemi

Tentukan Tujuan Investasi

Hal terpenting investasi untuk pemula yaitu dengan menentukan terlebih dahulu tujuannya. Kalian harus tahu untuk apa kalian berinvestasi. Misalnya saja kalian ingin mempersiapkan dana darurat, ingin menikah di usia sekian, berlibur bersama keluarga, atau apapun itu.

Dengan memiliki tujuan saat berinvestasi, artinya kalian memiliki komitmen untuk mencapai tujuan tersebut. Jika kalian sendiri tidak tahu tujuan berinvestasi, ibaratnya mengendarai kendaraan tanpa tahu harus berhenti ke mana. Kemungkinan hal seperti ini hanya akan membuat kalian berputar dan kembali ke tempat semula.

Berinvestasi Lebih Awal

Semakin awal memulai investasi, maka akan semakin baik. Karena semakin cepat memulai investasi berarti semakin sedikit uang yang harus kalian perlukan setiap tahunnya untuk mencapai tujuan investasi. Penghasilan seseorang juga semakin bertambah seiring berjalannya waktu. Jadi, meskipun kalian masih terbilang pemula, tidak ada salahnya untuk memulai investasi.

Sesuaikan Investasi dengan Penghasilan

Terdapat banyak macam investasi, mulai dari saham online, trading forex, logam mulia, reksadana, hingga investasi properti. Masing-masing investasi ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sedangkan untuk pilihan investasi harus sesuai dengan kemampuan, terlebih bagi pemula.

Apabila penghasilan kalian masih fresh graduate, yaitu di bawah Rp 4 juta. Sebaiknya pilih investasi dengan risiko yang rendah. Contoh investasi dengan risiko rendah seperti reksadana, emas, tabungan berjangka, dan sebagainya. Bagi kalian yang tidak memiliki modal besar dan masih pemula, cocok untuk berinvestasi seperti logam mulia dan reksadana.

Sedangkan untuk investasi saham perusahaan melalui bursa efek dan trading forex terbilang kurang tepat. Karena modal yang harus kalian keluarkan cukup besar dengan risiko yang terbilang cukup tinggi juga.

Investasi untuk pemula
Pict by Kehati

Rutin Berinvestasi Setiap Bulan

Sebagian besar dari pelaku investasi kebanyakan mengandalkan penghasilan tiap bulan untuk disisihkan guna mencapai cita-cita tertentu. Penyisihan pendapatan bulanan inilah yang menjadi kunci utama dalam berinvestasi. Dalam melakukan investasi juga tidaklah harus selalu dalam jumlah yang besar.

Berapapun jumlahnya, jadikan investasi sebagai rutinitas yang tidak pernah terlewatkan, tentunya sesuai dengan kemampuan. Untuk menjaga rutinitas ini, biasakan untuk melakukan investasi di awal bulan. Jadikan investasi sebagai prioritas pengeluaran setelah gajian, jadi tidak perlu menunggu sisa uang di akhir bulan. Dengan rutin melakukan investasi, tujuan keuangan di masa mendatang tidak sekedar angan-angan saja.

Pisahkan Tabungan dengan Gaji

Perlu kalian ketahui, antara tabungan dengan investasi merupakan dua hal yang berbeda. Jika kalian menabung uang di bank, kalian tidak akan menghasilkan apapun selain nominal yang sama dengan sedikit bunga. Sedangkan investasi bisa memberikan keuntungan cukup tinggi, biasanya berjenis investasi jangka panjang.

Sebaiknya jangan gunakan uang yang mungkin segera kalian butuhkan, Setidaknya 1 tahun ke depan untuk berinvestasi. Jadi, cara yang aman investasi untuk pemula dengan menganggap uang tersebut tidak ada.

Baca juga: Mengatur keuangan dengan metode amplop

Pelajari Pasar

Risiko gagal dalam berinvestasi bisa kalian meminimalisir dengan mempelajari pasar. Berbeda dengan tabungan, investasi memiliki 2 kemungkinan yaitu berhasil mendapat keuntungan serta gagal hingga merugi. Kegagalan tersebut mungkin saja terjadi mengingat sulitnya memprediksi kondisi pasar.

Sebagai contoh jika kalian ingin berinvestasi di sebuah perusahaan. Sebaiknya pelajari dulu tentang kondisi perusahaan tersebut. Pelajari segala prospek perusahaan di masa depan serta kondisi hutan perusahaan tersebut. Karena terburu-buru dalam melakukan investasi untuk pemula, risiko kegagalan pun semakin tinggi.

Leave a Comment