Tradisi Horor Di Film Pamali Dan Inang Membawa Malapetaka

Film horor yang digandrungi oleh banyak orang adalah Pamali dan Inang. Kedua film ini dinilai menjadi film paling seram yang tayang di bioskop Indonesia. Terlebih lagi kedua film ini mengangkat mitos yang sering beredar di masyarakat Indonesia. Berikut tradisi horor di film Pamali dan Inang membawa malapetaka antara lain :

Tradisi Horor Di Film Pamali

  1. Mengangkat pantangan yang dipercaya oleh masyarakat Sunda

Pamali merupakan film horor Indonesia yang mengangkat soal pantangan yang dipercaya oleh masyarakat Sunda. Pamali atau pantangan yang dilakukan di film ini adalah memotong kuku saat malam hari. Tentunya pantangan ini telah diakui oleh masyarakat setempat. Karena melanggar aturan membuat sang tokoh utama yaitu Rika mendapatkan teror mistis. Seperti adanya kehadiran pocong hingga radio yang menyala sendiri.

  1. Diadaptasi dari game populer Indonesia

Tentunya semua orang sudah tidak asing lagi dengan film horor Pamali. Film ini berkisah mengenai seorang wanita hamil yang melanggar aturan atau pamali yang dipercaya oleh masyarakat. Aturan tersebut adalah tidak boleh memotong kuku di malam hari. Akibatnya wanita itu mendapatkan gangguan dari makhluk halus. Namun ternyata semua kisah horor itu diadaptasi dari game populer Indonesia. Game ini berjudul Pamali: Indonesian Folklore Horror. Game Pamali: Indonesian Folklore Horror adalah game yang diciptakan oleh Storytale Studios.

  1. Diperankan oleh aktor profesional

Film horor Pamali merupakan adaptasi dari game horor ternama ciptaan Storytale Studios. Oleh karena itu film ini cenderung memiliki alur cerita yang menarik perhatian para penonton. Terlebih lagi aktor – aktor yang memainkan film ini merupakan aktor profesional. Contohnya seperti Putri Ayudya yang merupakan aktor yang sering membintangi film horor Indonesia.

  1. Dirilis oleh Lyto Pictures

Selain memiliki jalan cerita yang bagus, film horor Pamali  juga dirilis oleh Lyto Pictures. Di mana Lyto Pictures terkenal menciptakan banyak film yang berkualitas terbaik.

  1. Benda yang dibawa tiap karakternya seolah memiliki makna simbolik

Salah satu film horor yang banyak ditonton oleh masyarakat adalah film Pamali. Film ini akan ditayangkan pada tanggal 22 Oktober 2022. Film ini dinilai memiliki banyak hal – hal menarik di dalamnya. Seperti tiap karakter yang membawa benda dengan makna simbolik. Yaitu Jaka memegang lentera, Rika memegang kapak hingga Cecep yang membawa gunting.

  1. Hantu yang mengerikan

Tentunya tradisi horor di film Pamali akan dianggap horor jika memiliki hantu mengerikan. Pamali sendiri merupakan film yang menghadirkan hantu dengan penampilan mengerikan. Dengan begitu penonton akan ketakutan saat melihatnya.

Tradisi Horror Film Inang

  1. Adanya mitos rabu wekasan dalam film Inang

Pada film Inang penonton akan diperlihatkan mengenai mitos di pulau Jawa yang bernama Rabu Wekasan. Mitos ini dikenal jatuh pada hari Rabu terakhir di bulan Safar. Bahkan mitos ini masih dipercaya oleh masyarakat Jawa hingga sekarang.

  1. Keluarga Santoso dalam film Inang memiliki anak terkutuk

Dalam film Inang isu yang diambil adalah mitos mengenai Rabu Wekasan. Seperti yang diketahui bahwa tokoh utama dalam cerita ini adalah Wulan yang sedang hamil di luar nikah. Awalnya Wulan merasa keteteran saat mengurus kandungannya seorang diri. Akhirnya dia mendapatkan bantuan dari keluarga Santoso. Selama kehamilan Wulan keluar Santoso memberikan banyak fasilitas mewah untuknya. Hingga Wulan merasakan kejanggalan. Ternyata keluar Santoso menjadi anggota kultus yang memiliki seorang anak terkutuk.

Indonesia dikenal sebagai negara pencipta film terbaik. Perlu diketahui bahwa tradisi horor di film Pamali dan Inang membawa malapetaka di dalamnya.

Leave a Comment